Just another WordPress.com site

FISIOLOGI JANTUNG DAN PEREDARAN DARAH

FISIOLOGI JANTUNG DAN PEREDARAN DARAH

Disusun oleh:

  1. Nana Asriyah                                      A.101.15.027
  2. Novita Mayangsari                           A.101.15.028
  3. Olin Nurcahyani                                A.101.15.029
  4. Reza Diah Kusumawadani             A.101.15.033
  5. Tri Sinta Yulia Sari                           A.101.15.043

AKADEMI ANALIS KESEHATAN NASIONAL

SURAKARTA

2012

 

A.Pengertian Jantung

Jantung merupakan organ yang berotot pejal dan mempunyai empat ruang dimana ukurannya menyesuaikan dengan individu masing-masing. Jantung terletak di dalam bagian dada, diantara dua paru-paru, dan dibawah tulang rusuk kiri.Fungsi utama jantung adalah untuk memompa darah yang beroksigen ke seluruh bagian tubuh. Tugas ini dilakukan dengan menguncup sebanyak 60 hingga 90 kali bagi setiap minit dengan setiap penguncupan ruang jantung akan memompa darah ke venrikel atau salur darah arteri, dalam masa 24 jam jantung anda berdenyut lebih daripada 100,000 kali, 7,000 liter darah dipompa melalui sistem saluran darah.

B. Fungsi Jantung

Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol); selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari jantung (disebut sistol).Kedua atrium mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan.

Arah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir melalui 2 vena berbesar (vena kava) yang menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan.

Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru.Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan.

Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah diantara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner.

Darah dalam atrium kiri akan didorong ke dalam ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah yang kaya akan oksigen ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh).Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru.

C. Cara Kerja Jantung

Pusingan jantung bermula dibagian kanan jantung. Pembuluh darah vena [vena kava inferior] menyalurkan semula aliran darah yang rendah kandungan oksigen ke dalam ruang atrium kanan. Aliran darah tadi akan mengalir dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan di mana darah akan dipompa ke dalam sistem pembuluh darah paru-paru melalui arteri pulmonari di mana ia akan menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Darah yang tinggi kandungan oksigen ini akan memasuki jantung, dimana darah akan mengalir ke dalam atrium kiri melalui dua pasang vena pulmonari setiap pasang dari paru-paru kanan dan kiri. Dari atrium kiri, darah tadi akan memasuki ventrikel kiri dan dipompa keluar ke dalam aorta untuk penyaluran kesetiap bagian tubuh manusia.

 

D.Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Sistem ini juga menjaga stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).

Ada tiga jenis sistem peredaran darah:

  1. Tanpa sistem peredaran darah
  2. Sistem peredaran darah terbuka
  3. Sistem peredaran darah tertutup

Sistem peredaran darah yang juga merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh. Pertama, darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan. Kedua, yang diangkut dari nutrisi yang berasal pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengkonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan. Metabolit yang dihasilkan atau produk limbah (seperti urea atau asam urat) yang kemudian diangkut ke jaringan lain atau organ-organ ekskresi (ginjal dan usus besar) juga mendistribusikan darah seperti hormon, sel-sel kekebalan tubuh dan bagian-bagian dari sistem pembekuan dalam tubuh.

E. Pasokan Darah ke Jantung

Otot jantung (miokardium) sendiri menerima sebagian dari sejumlah volume darah yang mengalir melalui atrium dan ventrikel. Suatu sistem arteri dan vena (sirkulasi koroner) menyediakan darah yang kaya akan oksigen untuk miokardium dan kemudian mengembalikan darah yang tidak mengandung oksigen ke dalam atrium kanan. Arteri koroner kanan dan arteri koroner kiri merupakan cabang dari aorta, vena kardiak mengalirkan darah ke dalam sinurskoroner, yang akan mengembalikan darah ke dalam atrium kanan. Sebagian besar darah mengalir ke dalam sirkulasi koroner pada saat jantung sedang mengendur diantara denyutnya (selama diastol ventrikuler).

  1. Sistem peredaran ini dibedakan menjadi:
    1. Sistem peredaran darah kecil (sistem peredaran paru-paru)
      Merupakan sistem peredaran yang membawa darah dari jantung ke paru-paru kembali lagi ke jantung. Pada peristiwa ini terjadi difusi gas di paru-paru, yang mengubah darah yang banyak mengandung CO2 dari jantung menjadi O2 setelah keluar dari paru-paru.

Mekanisme aliran darah sebagai berikut:

Ventrikel kanan jantung –> Arteri pulmonalis –> paru-paru –> vena pulmonalis –> atrium kiri jantung

  1. Sistem peredaran darah besar (peredaran darah sistemik)
    merupakan sistem peredaran darah yang membawa darah yang membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Darah yang keluar dari jantung banyak mengandung oksigen.

Mekanisme aliran darah sebagai berikut:

Ventrikel kiri –> aorta –> arteri superior dan inferior –> sel / jaringan tubuh –> vena cava inferior dan superior –> atrium kanan jantung

  1. Sistem peredaran portal merupakan sistem peredaran darah yang menuju ke alat-alat pencernaan menuju ke hati, sebelum kembali ke jantung. pembuluh darah portal berwarna coklat karena banyak mengandung nutrient.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. http://www.angelfire.com/biz7/mohdhafni/sains.htm 26-1-2012 19.29 WIB
  2.  http://blog.ilmukeperawatan.com/fisiologi-aliran-darah-jantung.html, diunduh pada : kamis, 26 January 2012, pukul:19.30
  3. http://www.sidenreng.com/artikel/fisiologi-jantung-pembuluh-darah/ 26-01-2012 19.31 WIB
  4. http://mymie-helmiyahmymie.blogspot.com/2011/06/sistem-peredaran-darah.html 26-01-2012 19.39 WIB
  5. http://ekkyfajarfranasaputra.wordpress.com/2010/01/17/sistem-kardiovaskuler/ 19.42 WIB 26-01-2012
  6. http://hidayat2.wordpress.com/2009/03/18/konsep-oksigenasi/ 19.46WIB 26-01-2012

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.